Trading Saham, Instrumen Investasi paling Populer

Kenapa trading saham menjadi instrumen investasi paling diminati? Investasi saat ini tak lagi identik dengan kaum berduit, siapa pun bisa menjadi investor dan bermain saham.

Tak heran jika saat ini, trading saham menjadi salah satu investasi yang paling diminati khususnya oleh milenial karena selain menjanjikan keuntungan yang konsisten, menjadi seorang investor juga tak menuntut syarat yang berbelit.

Mengenal Trading Saham

Bermain saham saat ini bisa memberikan potensi keuntungan yang maksimal sebagai bagian dari passive income yang dalam beberapa jenis saham tertentu tak selalu membutuhkan modal yang besar.

Bahkan jika diseriusi, menjadi seorang trader saham bisa menjadi profesi yang menjanjikan tanpa harus repot berangkat ke kantor dan mengerjakan berbagai aktivitas kantor yang sangat menyita waktu.

Seperti diketahui trading saham adalah aktivitas transaksi saham berupa surat kepemilikan perusahaan yang bersifat jangka pendek yang umumnya dihitung dalam skala waktu harian.

Dalam menjalankan aktivitasnya, trader saham melakukan jual beli saham yang amat dipengaruhi oleh faktor fluktuasi harga di pasar modal. Seorang trader saham memang berbeda dengan investor saham, karena menjadi seorang trader saham menuntut sifat yang aktif saat melakukan trading saham.

Aktivitas Trader Saham

Seorang trader dituntut untuk terus memantau pergerakan pasar karena berkaitan dengan keuntungan yang bakal diperoleh, karena aktivitas ini menjadi faktor penentu bagi trading saham ketika memutuskan waktu yang tepat untuk menjual maupun membeli.

Baca Juga :  4 Aplikasi Forex yang Memudahkan Trader dalam Melakukan Transaksi

Karena itu selain melakukan analisa dan strategi pasar yang tepat, dibutuhkan perhatian atau fokus yang tinggi dalam mengawasi trend pergerakan harga di pasar modal khususnya terhadap aset yang sedang dimiliki atau yang hendak di beli.

Untuk memahami aktivitas transaksi yang dilakukan oleh seorang trader saham, berikut beberapa point yang harus diperhatikan mulai dari konsep trading hingga apa saja yang harus dilakukan ketika melakukan trading saham;

Trading Saham Memiliki Jangka Waktu yang Singkat

Dalam melakukan trading, waktu menjadi faktor yang paling dominan, karena trading saham identik dengan jangka waktu yang pendek sehingga dibutuhkan strategi, analisa hingga tindakan yang tepat ketika melakukan transaksi.

Aktif Melakukan Analisa Pasar

Seorang trader harus terus memaksimalkan analisa pasar yang dinamis karena berkaitan dengan transaksi saham yang hendak dilakukan.

Analisa ini juga harus dilakukan dengan mempertimbangkan waktu transaksi mengingat trading saham memiliki masa waktu yang pendek sehingga analisa harus dilakukan secara cepat namun matang melalui analisa teknikal.

Prinsip Buy and Sell dalam Trading Saham

Prinsip jual dan beli (buy and sell) dalam trading saham yang memiliki jangka waktu yang pendek membutuhkan keputusan yang jeli. Jika, range harga jual maupun beli saham sudah masuk dalam kriteria trader maka waktu itulah yang tepat untuk melakukan transaksi. Sehingga aset tidak terlalu lama ditahan dan tidak terlalu cepat pula dijual.

Baca Juga :  Pantheratrade, Broker Bodong yang Merugikan Banyak Investor di Indonesia

Pilih Broker yang Kredibel

Satu hal yang tak kalah penting lainnya adalah memilih broker yang kredibel. Hal ini bertujuan untuk menghindari kemungkinan terjadinya penipuan oleh broker sehingga bisa menimbulkan kerugian yang besar.

Selau lihat track record dan asal broker tersebut kemudian lakukan cross check secara cermat sebelum benar-benar memutuskan menggunakan broker tersebut untuk trading saham.

Sekilas trading saham memang terdengar gurih dan bisa menghasilkan cuan secara cepat dan singkat, hanya saja prinsip kehati-hatian dalam menjadi seorang trader adalah sesuatu yang mutlak harus dikedepankan agar dana yang disertakan dalam transaksi trading tetap aman sekaligus bisa memberikan penghasilan tambahan.