Autotrading: Jenis dan Keunggulannya

Apa saja sih jenis-jenis autotrading? Fitur ini memang memberikan kemudahan bagi trader terlebih bagi trader pemula yang belum memiliki pemahaman yang memadai tentang dunia trading.

Trading yang dijalankan secara otomatis ini sepenuhnya mengandalkan software khusus yang digunakan untuk mengamati sekaligus mempelajari pergerakan saham termasuk memberikan notifikasi ketika harga di pasar saham sedang baik.

Meski demikian, fitur yang banyak dijumpai di software maupun platform trading yang lebih dikenal juga dengan istilah expert advisor (EA) ini memang harus dilakukan pengaturan terlebih dahulu oleh penggunanya dengan merujuk pada berbagai indikator termasuk statistik algoritma agar bisa berfungsi dengan optimal.

4 Jenis Autotrading

Fitur perdagangan otomatis ini memiliki empat jenis yang saling berbeda satu sama lainnya berdasarkan kemampuan dan fiturnya namun demikian fitur otomatis ini tak akan bisa bekerja jika sebelumnya tidak dilakukan pengaturan secara khusus terlebih dahulu oleh trader penggunanya.

Sederhananya, fitur ini akan sangat bisa menunjang aktivitas trading hanya ketika telah dilakukan custom setting. Berikut penjelasan berbagai jenis autotrading:

Copy Trading

Fitur ini akan memudahkan para trader untuk mengcopy aktivitas transaksi yang dilakukan oleh trader profesional secara otomatis cukup dengan melihat riwayat transaksi dari trader yang ingin di salin aktivitasnya.

Expert Advisor

Sistem autotrading yang satu ini memang berperan layaknya penasehat ahli khususnya dalam melakukan analisa pasar melalui data grafik yang kemudian memberikan kesimpulan berdasarkan pengaturan yang sudah dilakukan sebelumnya untuk memudahkan trader dalam mengambil keputusan terhadap suatu transaksi.

Baca Juga :  4 Strategi Trading Forex Untuk Mendapatkan Banyak Uang

Algorithmic Trading

Algorithmic Trading ini cara kerjanya sepenuhnya mengandalkan kecerdasan artifisial melalui sistematika yang sedikit rumit yang tidak hanya melakukan analisa kondisi pasar tapi juga langsung melakukan aktivitas transaksi beli maupun jual dalam waktu yang singkat namun tetap berada dalam kontrol trader pengendalinya.

Social Trading

Jenis autotrading yang terakhir adalah social trading yang memudahkan trader untuk membagikan aktivitas maupun riwayat transaksinya kepada trader lain dalam hal ini trader pemula untuk bisa diadopsi cara yang mereka lakukan.

Keunggulan Autotrading

Meski masih menuai pro dan kontra dalam hal penggunaan fitur ini oleh beberapa trader, namun kenyataannya banyak trader khususnya pemula yang mengandalkan sistem ini untuk menghasilkan keuntungan, berikut beberapa keunggulan fitur ini untuk trader;

Mampu Meminimalisir Emosi

Autotrading sepenuhnya dilakukan oleh teknologi berbasis software khusus sehingga mampu meminimalisir kesalahan akibat faktor emosi trader yang terlalu berambisi ketika melakukan trading. Fitur ini mampu bekerja secara otomatis dan disiplin tanpa terpengaruh situasi emosional apapun termasuk dari trader pengendalinya.

Bisa Lebih Konsisten

Dengan teknologi ini pula, trader bisa lebih konsisten dalam hal mengatur jadwal transaksi tanpa harus repot mengawasi maupun mencermati aktivitas pergerakan saham secara langsung. Karena fitur ini akan secara otomatis melakukan transaksi sesuai dengan pengaturan tertentu dari tradernya.

Mempersingkat Waktu Transaksi

Fitur ini juga bisa melakukan transaksi secara langsung jika dalam pergerakan harga sudah menemukan indikator yang sesuai dengan pengaturan trader.

Baca Juga :  Download Aplikasi Tempo MOD Terbaru 2022

Terlebih lagi, dalam dunia trading dibutuhkan keputusan berdasarkan analisa dan strategi yang bersifat cepat mengingat pergerakan harga dalam trading sangat dinamis, dengan fitur ini seorang trader tak perlu lagi harus membuat analisa terlebih dahulu saat mengambil keputusan transaksi.

Dibalik keberadaannya yang sangat membantu para trader pemula untuk meraih keuntungan secara instan tanpa harus repot mempelajari secara detail tentang trading, kenyataannya fitur autotrading ini membuat trader jadi memiliki rasa ketergantungan terhadap teknologi sehingga tidak memiliki kemampuan dan pemahaman yang mendalam tentang trading.